Bersama-sama Mempercepat Tol Trans Sumatera

“Forum Gubernur se-Wilayah Sumatera ini hendaknya dapat kita fungsikan sebagai wadah untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan, serta bersama-sama kita mengawal janji Pemerintah untuk lebih memajukan Sumatera.”

-- Drs Dermawan MM
Sekda Aceh



FORUM Gubernur se-Wilayah Sumatera diharapkan dapat menjadi wadah untuk mempercepat program pembangunan di Pulau Sumatera. Kehadiran jalan tol yang menghubungkan seluruh provinsi di Sumatera (trans Sumatera) menjadi kunci dan tantangan terbesar dalam interaksi ekonomi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di pulau bagian barat Indonesia ini.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Drs Dermawan MM, dalam pidato tertulis yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum dan Politik, Jakfar SH, saat membuka Rapat Teknis II Forum Gubernur Se-Wilayah Sumatera, di Kota Sabang, Rabu (2/9).
Menurut Dermawan, Sumatera membutuhkan jaringan konektivitas fisik yang efisien dan berkualitas. Konektivitas fisik tersebut meliputi pengembangan jalan nasional, jalan tol, jalur kereta api, pelabuhan dan bandar udara, serta jaringan konektivitas digital yang andal.
“Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama, dibutuhkan koordinasi yang kuat antar berbagai elemen, untuk menemukan solusi terbaik dalam mengatasi berbagai tantangan yang ada. Agar ekonomi bisa tumbuh merata, juga meningkatkan taraf hidup masyarakat dan yang paling utama adalah mengurangi kemiskinan,” jelasnya.
Mantan Kepala PKP2A IV LAN Aceh itu optimis percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas akan menggerakkan perekonomian dan mempercepat pemerataan kesejahteraan ke wilayah yang selama ini kurang tersentuh pembangunan, yang secara otomatis pula akan mengurangi kesenjangan.
“Inilah hambatan utama selama ini, ekonominya tidak berkembang, inilah yang harus kita dorong bersama-sama, termasuk di dalamnya pembangunan pembangkit listrik Sumatera, prasarana pelabuhan dan peningkatan jalan strategis nasional,” jelasnya.
Dengan membangun konektivitas, lanjut Dermawan, maka kegiatan produksi, perdagangan dan jasa lainnya pun dengan sendirinya akan berkembang.
Begitu juga pengembangan ekonomi wilayah berbasis kelautan dan perikanan. Menurut Sekda, Sabang merupakan kawasan strategis nasional yang memiliki potensi dan posisi strategis. “Oleh karenanya, Forum Gubernur se-Wilayah Sumatera ini hendaknya dapat kita fungsikan sebagai wadah untuk mempersiapkan berbagai hal terkait dengan beberapa tantangan dan potensi serta bersama-sama kita mengawal janji Pemerintah untuk lebih memajukan Sumatera,” tandas Pj Bupati Simeulue periode 2006-2007 itu.

Poin penting lainnya yang disampaikan pada Rapat Teknis II Forum Gubernur se-Sumatera adalah terkait pelestarian hutan, intensifikasi dan ekstensifikasi sektor pertanian serta diversifikasi produk pangan dalam upaya pencapaian swasembada pangan. Selain itu juga diminta untuk konsistensi dalam peningkatan daya saing sumber daya manusia terutama di bidang keterampilan dan kompetensi profesi. “Apalagi pemberlakuan Asean Economic Community (AEC) sudah di depan mata,” pungkas Sekda Aceh, Drs Dermawan MM.(ridha)
Dimuat di edisi cetak - TABLOID TABANGUN ACEH - EDISI 50 | SEPTEMBER 2015

Post a Comment

0 Comments