Pemetaan Desa, untuk Terwujudnya Masyarakat Mandiri

“Semua daerah akan di petakan untuk menentukan perbatasan baik di tingkat desa, Kecamatan, Kabupatan dan Provinsi, Semua ini akan di lakukan secara bertahap”

-Drs Dermawan MM-
Sekda Aceh


Dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM), Pemerintah  Aceh melakukan kerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) terkait penyelenggaraan, pengembangan dan manfaatan data informasi geospasial di Aceh. Kesepakatan kerjasama ini ditandai dengan penandatangani nota kesepahaman antara Kepala BIG Priyadi Kardono dan Sekretaris Daerah (Sekda)  Aceh, Drs Dermawan MM.
Dengan kerjasama ini, Sekda Aceh berharap BIG selaku lembaga pemerintah non Kementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada presiden, agar dapat melakukan kerjasama yang lebih intensif dengan Pemerintah Aceh, dan dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (capacity building) berupa transfer knowledge dengan mengikut sertakan staf di Pemerintah Aceh.
Pada kesempatan tersebut, Sekda juga membuka workshop geospasial bertajuk; “Pemetaan desa demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang mandiri”. Workshop Geospasial  dimaksudkan untuk memberikan informasi yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan dalam hal kebijakan, pengambilan keputusan serta pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan ruang kebumian khususnya di Aceh.
“Sebagai wujud dalam mengemban amanah Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang informasi geospasial serta pengimplementasian kebijakan satu peta (one map policy), maka dilakukan berbagai kegiatan untuk menyosialisasikan regulasi, kebijakan dan peraturan-peraturan terkait kegiatan tersebut,” kata Dermawan, saat membuka workshop yang digelar di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Rabu (30/9).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Informasi Geospasial, Sekretaris Utama Badan Informasi Geospasial, Para Deputi Badan Informasi Geospasial, Rektor Universitas Syiah Kuala, para kepala Bappeda Provinsi se-Sumatera atau yang mewakili, para Kepala Biro Sekretariat Daerah Aceh, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh dan para kepala Bappeda kabupaten/kota se-Aceh.
“Semua daerah akan di petakan untuk menentukan perbatasan baik di tingkat desa, Kecamatan, Kabupatan dan Provinsi, Semua ini akan di lakukan secara bertahap” imbuh Sekda
Pihaknya juga berharap agar kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh lembaga dari pusat, hasilnya dapat dibagikan kepada Pemerintah Aceh.
Dikatakan, pelaksanaan workshop ini juga merupakan rangkaian acara menyambut peringatan Hari Nusantara ke-15. “Kami berharap dengan terselenggaranya workshop ini, dapat memberikan manfaat bagi kita semua terkait pemetaan rupa bumi skala besar serta pemetaan batas wilayah Aceh khususnya,” katanya.
Pemetaan Gunakan Citra Satelit Resolusi Tinggi
Penandatanganan nota kerjasama antara Sekda Aceh, Drs Dermawan MM dengan Kepala BIG Priyadi Kardono. | Foto Humas Pemerintah Aceh. 
Sementara itu, Kepala Badan Informasi Geospasial, Dr. Priyadi Kardono, M.Sc mengatakan, dalam rangka mendukung Nawacita khususnya membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI, maka BIG melakukan kerjasama dengan Pemerintah daerah untuk melakukan pemetaan dengan menggunakan citra satelit resolusi tinggi untuk pembuatan peta dasar dengan Skala 1:5000 yang akan dimulai dari tingkat Desa. 
Menurutnya, pemetaan tersebut sangat penting terutama untuk mendukung percepatan penyusunan Peta Rencana Detil Tata Ruang untuk perencanaan wilayah.
“Peta Citra ini akan kita siapakan untuk di seluruh Indonesia untuk melakukan pemetaan desa yang ada diseluruh Indoensia, hal ini sangat penting dalam menentukan pembangunan di wilayah desa agar lahan-lahan yang ada di desa dapat dimanfaatkan dengan baik” kata Priyadi
Pada kesempatan tersebut, Kepada Bappeda Aceh, Prof. Abubakar Karim juga berharap, dengan adanya pemetaan yang dilakukan BIG melalui satelit citra, Pemerintah dapat memilki satu acuan satu peta (one map policy) sehingga tidak lagi ada perbedaan data yang dapat menghambat rencana pembangunan. [ridha]

Dimuat di edisi cetak - TABLOID TABANGUN ACEH - EDISI 51 | OKTOBER 2015

Post a Comment

0 Comments